Kondisi mantan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon terus memburuk. Dokter yang menangani Sharon menyatakan, hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan Sharon.
“Tanpa keajaiban, kondisinya akan terus memburuk,” ujar Kepala Rumah Sakit Sheba, Zeév Rotstein, seperti dikutip Jerusalem Post, Senin (6/1/2014).
Sharon berada dalam kondisi koma setelah terserang stroke pada 2006. Kondisinya dikabarkan menurun drastis sejak pekan lalu.
Rotstein menjelaskan tekanan darah Sharon mulai stabil. Namun, hal tersebut tidak cukup untuk menyelamatkannya.
Sharon menjadi Perdana Menteri Israel pada periode 2001-2006. Dia merupakan Perdana Menteri Israel yang ke-11.
Sharon adalah politikus Israel yang berlatar belakang militer. Pria berusia 85 tahun tersebut sempat menuai kontroversi ketika membantai pengungsi Palestina di Lebanon pada 1982.

Post a Comment