Showing posts with label Kabar ISIS. Show all posts
Showing posts with label Kabar ISIS. Show all posts

Baghdadi Mungkin Tidak Pernah Lagi Pimpin ISIS

»,,,, || Leave a comments
Pemimpin Negara Islam atau ISIS, Abu Bakr Al-Baghdadi, terluka parah oleh serangan udara AS di Irak. Akibatnya, dia mungkin tidak pernah lagi bisa melanjutkan kepemimpinannya atas kelompok itu.

Baghdadi Mungkin Tidak Pernah Lagi Pimpin ISIS

Berdasarkan laporan di The Guardian, Baghdadi telah lumpuh sejak 18 Maret karena kerusakan tulang belakang. Cedera tersebut dideritanya ketika serangan udara AS menghantam konvoi tiga mobil yang membawa dia bepergian di wilayah Al-Baaj di Niniwe, dekat perbatasan Suriah.

Baghdadi kini tegah dirawat dua dokter yang secara ideologis bersimpati terhadap ISIS. Kedua dokter itu berangkat dari Mosul, basis ISIS di Irak, ke tempat persembunyian Baghdadi. Lokasi keberadaan Baghdadi tetap menjadi rahasia yang dijaga ketat.

Luka Baghdadi pada awalnya dikatakan mengancam nyawanya. Kondisi lukanya itu kemudian mendorong pertemuan mendesak di antara para petinggi ISIS untuk menunjuk penggantinya.

Pengendalian operasional ISIS dilaporkan telah diserahkan kepada Abu Alaa al-Afri, profesor fisika dan pejabat senior, yang telah ditunjuk sebagai wakil pemimpin ketika pendahulunya tewas akibat sebuah serangan udara lain pada akhir lalu tahun. Afri, juga dikenal sebagai Haji Iman, diduga berada di kota Tal Afar di Irak barat laut. Dia dilaporkan telah membangun rasa  hormat yang solid di antara para pemimpinan senior ISIS.

Afri diduga telah bertindak sebagai penghubung antara Baghdadi, lingkaran dalamnya, dan jaringan emir ISIS di provinsi di seluruh khalifah yang telah dideklarasikan, yang mencakup sebagian besar wilayah Irak dan Suriah.

Hisham al-Hashimi, penasihat senior tentang ISIS di pemerintah Irak menjelaskan Afri sebagai "orang terkuat di ISIS setelah Baghdadi". "Cedera Baghdadi tidak mempengaruhi operasi, tetapi (penggantiannya) bisa dilihat sebagai awal dari sengketa antara petempur asing ISIS dan petempur yang asal Irak," kata Hishimi.

Baghdadi telah menjadi tokoh penting dalam munculnya ISIS. "Langkah strategis besar mereka semuanya telah didalangi Baghdadi, bahkan jika orang-orang lain pun telah membantu secara  spesifik," kata Jawad Al-Aymenn Tamimi, peneliti di Middle East Forum.

Afri diketahui lebih terbuka terhadap prospek rekonsiliasi antara ISIS dan Jabhat al-Nusra, kelompok saingan, sebuah kelompok afiliasia Al Qaeda di Suriah yang telah menyebabkan pasukan pemberontak meraih kemenangan mengesankan dalam beberapa bulan terakhir.

Komunike terakhir yang diketahui bertuliskan nama Baghdadi muncul pekan lalu. Komunike itu menyerukan kepada kaum militan untuk mengirim bala bantuan ke garis depan di Provinsi Anbar dan Salahedin di Irak. Operasi di dalam kelompok teror tidak jelas, dan tidak diketahui pejabat ISIS mana yang bertanggung jawab atas pesan tersebut.

UNESCO Kecam Aksi ISIS Hancurkan Kota Kuno Nimrud

»,,,,, || Leave a comments

UNESCO Kecam Aksi ISIS Hancurkan Kota Kuno Nimrud

Pemimpin UNESCO, Jumat (6/3/2015), mengecam keras penghancuran kota kuno Assiria, Nimrud di Irak yang dilakukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Saya mengecam keras penghancuran situs bersejarah Nimrud. Saya sudah membicarakan masalah ini dengan pemimpin DK PBB dan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC)," ujar Pemimpin UNESCO Irina Bokova lewat sebuah pernyataan resmi.


"Kita tak bisa tinggal diam. Penghancuran sebuah peninggalan kebudayaan adalah sebuah kejahatan perang. Saya menyerukan kepada seluruh pemimpin politik dan agama di dunia untuk menentang hal ini. Sebab tak ada pembenaran apapun untuk penghancuran peninggalan kebudayaan kemanusiaan seperti ini," tambah Bokova.

Sebelumnya, pemerintah Irak mengabarkan ISIS dengan menggunakan buldozer menghancurkan kota kuno Nimrud yang adalah peninggalan kekaisaran Assiria yang berasal dari masa 3.500 tahun sebelum masehi.

"UNESCO bertekad akan melakukan apapun untuk mendokumentasikan dan melindungi peninggalan bersejarah di Irak dan memimpin perlawanan terhadap penjualan artefak kuno yang digunakan untuk membiayai terorisme," kata Bokova.

Nimrud adalah nama dalam bahasa Arab untuk kota kuno Assiria bernama Kalhu yang terletak di sebelah selatan kota Mosul yang tak jauh dari Sungai Tigris, Irak. Kota kuno ini memiliki areal 360 hektare dan reruntuhan Nimrud ditemukan dalam radius satu kilometer dari desa Noomanea, provinsi Nineveh, Irak.

Sebelum menghancurkan kota kuno Nimrud, belum lama ini ISIS juga merilis video yang memperlihatkan sejumlah anggota kelompok itu merusak patung-patung kuno koleksi museum kota Mosul dengan menggunakan palu besar dan bor.

Inilah Kesaksian Wartawan Jerman yang Kunjungi Wilayah ISIS

»,,,, || Leave a comments

Inilah Kesaksian Wartawan Jerman yang Kunjungi Wilayah ISIS

Seorang wartawan asal Jerman, Jurgen Todenhofer menjadi wartawan Barat pertama yang bisa masuk ke wilayah utara Irak yang dikuasai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Selama 10 hari di wilayah itu, Todenhofer menyimpulkan bahwa aksi brutal yang dilakukan ISIS selama ini termasuk pemenggalan sejumlah sandera Barat belum mencapai puncaknya. Hal terburuk, kata Todenhofer, belum terjadi.

"Kesan paling kuat yang saya peroleh adalah ISIS jauh lebih kuat dari yang banyak diperkirakan dan mereka sangat pandai," kata Todenhofer saat diwawancarai program Today di BBC Radio 4.

Dia menambahkan, semua anggota ISIS yang ditemuinya memiliki antusiasme yang luar biasa dan memiliki keyakinan akan kemenangan. Semua anggota ISIS, lanjut dia, sangat yakin akan memenangkan perang di Timur Tengah.

Todenhofer melanjutkan setiap hari dia melihat ratusan orang datang untuk bergabung dengan ISIS dan orang-orang baru itu datang dari seluruh dunia serta dari berbagai latar belakang.

"Mereka termasuk para sarjana. Bahkan salah seorang dari mereka adalah seorang pengacara yang mengaku telah menolak sebuah tawaran pekerjaan menggiurkan dan memilih bertempur di Irak. Mereka berasal dari Swedia, Inggris hingga AS," ujar Todenhofer.

Lebih lanjut jurnalis Jerman itu menjelaskan Kekalifahan Islam yang diproklamirkan ISIS nampaknya sudah berjalan seperti layaknya sebuah negara. ISIS berhasil mengatur keamanan di wilayahnya dan memelihara orang-orang miskin. Kondisi ini secara umum diterima sebagian besar orang yang tinggal di wilayah yang dikuasai kelompok itu.

"Situasinya sangat normal. Warga menerima mereka karena sebagian besar warga adalah pemeluk Sunni yang selama ini disingkirkan pemerintah Syiah Irak," ujar Todenhofer.

Todenhofer yang mengaku sempat berbincang dengan sejumlah pejuang ISIS mengatakan mereka semua menunjukkan antusiasme bertempur dan membunuh musuh-musuh mereka.

"Mereka mengatakan dibanding ISIS, rezim Khmer Merah Kamboja tak ada apa-apanya, dan Al-Qaeda hanyalah sebutir kacang," kata Todenhofer.

Todenhofer mengakhiri wawancara itu dengan kesimpulan yang bisa memicu kegelisahan negara-negara Barat.

"Saya tak melihat ada pihak yang berpeluang menghentikan mereka (ISIS). Hanya bangsa Arab yang bisa menghentikan ISIS, negara-negara Barat tak akan bisa menghentikan ISIS," kata Todenhofer mengakhiri pembicaraan.

ISIS Hendak Jual Jasad James Foley Seharga Rp 12 Miliar

»,,,, || Leave a comments

ISIS Hendak Jual Jasad James Foley Seharga Rp 12 Miliar

Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dikabarkan mencoba menjual jasad jurnalis AS, James Foley, yang tewas dipenggal kepada orangtuanya atau Pemerintah AS dengan harga 1 juta dollar AS atau sekitar Rp 12 miliar.

Seorang sumber yang dihubungi ISIS untuk menjadi perantara tawaran ini mengatakan kepada situs berita BuzzFeed News, tawaran ini adalah bentuk rasa iba terhadap keluarga Foley. ISIS bahkan menawari keluarga Foley sampel DNA untuk membuktikan bahwa jasad itu memang jasad jurnalis AS tersebut.

"Mereka meminta 1 juta dollar AS dan mereka akan mengirim sampel DNA ke Turki, tetapi mereka meminta uangnya terlebih dahulu. Mereka tak akan memberikan sampel DNA sebelum menerima uang," ujar sumber itu.

Sumber itu menambahkan, dia khawatir Pemerintah AS akan menghentikan rencana ini meski keluarga Foley menginginkannya. Sebab, Pemerintah AS sudah menolak membayar uang tebusan untuk membebaskan Foley.

James Foley adalah sandera AS pertama yang dipenggal ISIS dan proses pemenggalan Foley direkam, kemudian diunggah ke dunia maya. Sejak saat itu, ISIS yang menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah telah memenggal dua lagi warga AS dan seorang warga Inggris.

Sejauh ini, belum diperoleh komentar dari pihak keluarga James Foley terkait kabar ini. Sementara itu, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri AS mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan lebih banyak informasi.

Nama ISIS Juga Dipakai untuk Nama Produk Anggur hingga Bra

»,,,,, || Leave a comments

Nama ISIS Juga Dipakai untuk Nama Produk Anggur hingga Bra

Jika mendengar nama Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), mungkin sebagian besar orang akan mengaitkannya dengan beberapa aksi brutal, termasuk eksekusi terhadap jurnalis AS, James Foley.

Namun, ternyata, nama ISIS juga digunakan untuk merek dagang berbagai produk, salah satunya adalah minuman anggur.

ISIS adalah produk anggur Chardonnay dari Malta yang harga ecerannya dipatok 16 dollar AS. Anggur ISIS ini, oleh pembuatnya, disebut memiliki karakter kesegaran serta rasa alami buah-buahan tropis.

Awal pekan ini, merek pakaian dalam perempuan terkenal asal Inggris, Ann Summers, terpaksa membuat pernyataan bahwa perusahaan ini tidak mendukung aksi ISIS dalam bentuk apa pun.

Pernyataan itu dibuat setelah Ann Durham dikecam ketika meluncurkan produk pakaian dalam barunya yang diberi nama ISIS.

"Nama Isis yang kami gunakan adalah nama salah satu dewa Mesir Kuno, yaitu Dewi Isis dan bukan ISIS yang merupakan kelompok ekstremis," ujar juru bicara Ann Summers.

Sementara itu, di India, nama lama ISIS, yaitu ISIL (Negara Islam Irak dan Levant) menjadi akronim yang sama untuk Indian Society of International Law (ISIL).

"Memiliki akronim yang sama bisa menciptakan situasi yang memalukan dan dianggap memiliki hubungan dengan kelompok itu. Namun, kesamaan akronim ini belum sampai mengganggu integritas kami," kata Wakil Direktur ISIL VK Singh.

Produk lain yang memiliki nama sama dengan kelompok militan itu adalah sebuah perusahaan pakaian dalam untuk perempuan hamil asal AS. Salah satu produk perusahaan ini adalah "Isis Blue Maternity and Nursing Bra".

"Bra ini dibuat khusus untuk ibu menyusui dan para ibu hamil," kata Uyo Okebie-Eichelberger, pendiri You! Lingerie yang berbasis di Atlanta, AS.
 
|January»|»February»|»March»|»April»|»May»|»June»|»July»|»August»|»September»|»October»|»November»|»December|